Tes kebugaran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan untuk mengetahui dengan cara mengukur sejauh mana kebugaran jasmani dirinya. Tes kebugaran ini dapat diketahui melalui pengukuran tingkat kebugaran jasmani atau serangkaian pengukuran kondisi fisik seseorang. Secara umum tes kebugaran ini akan menilai :
Kekuatan dan daya tahan Otot
Tes ini melihat kekuatan dan daya tahan otot (mengukur jumlah kekuatan maksimal yang dapat diberikan pada otot) dalam satu waktu. Hal ini dapat menghitung lamanya waktu oto dapat berkontraksi sebelum mengalami kelelahan.
Daya Tahan Jantung dan Paru-paru
Jenis tes ini dilakukan untuk mengukur efektivitas jantung dan paru-paru dalam bekerja untuk memasokkan Oksigen dan energi ke tubuh selama aktivitas fisik.
Kebugaran tubuh seseorang bisa diukur dari berbagai hal. Misalnya dari tingkat kebugaran otot, kebugaran jantung, dan kebugaran paru-paru. Kebugaran bagian-bagian tubuh ini bisa ditingkatkan dan dilatih dengan beraktivitas fisik dan olahraga. Dengan melatih/mengetahui kebugaran, kekuatan dan ketahanan jantung-paru kita, maka pada waktu kita beraktifitas kita dapat meningkatkan aktivitas dengan lancar dan tidak mudah lelah.
Tes kebugaran ini dapat dilakukan dengan cara test rockport. Test Rockport dilakukan dengan cara berlari dengan jarak tempuh 1.6 meter dengan syarat peserta yang mengikuti sudah melalui pemeriksaan (pemeriksaan tensi, kondisi fisik,dll) oleh dokter dan dokter merekomendasikan peserta layak/bisa mengikuti tes rockport. Namun bila hasil pemeriksaan dokter ternyata peserta tidak memenuhi syarat tes rockport misalnya peserta berumur 69 tahun ke atas dan memiliki penyakit komorbit (tensi, gula, kolesterol) serta memiliki gangguan/penyakit penyerta maka peserta hanya bisa mengikuti tes 6 menit.
Tes ini dapat juga melihat rekomendasi olahraga yang baik dilakukan oleh diri masing-masing ASN eselon 2. Kegiatan olahraga bisa dilakukan berdasarkan rekomendasi dari hasil tes kebugaran (sesuai dengan kondisi /perubahan detak jantung-paru), dimana olahraga yang dilakukan secara rutin berolahraga sesuai kondisi. Semakin baik hasil tes berarti stabil pula detak jantung kita saat berolahraga, semakin baik pula kebugaran jantung dan paru-paru kita. Detak jantung yang stabil juga ditandai dengan pernapasan yang baik ketika beraktivitas atau berolahraga. Sedangkan kalau detak jantung Anda cenderung tidak teratur dan memburu, Anda mungkin gampang terengah-engah dan kehabisan napas ketika sedang aktif bergerak.
Dari uraian di atas maka dianggap perlu untuk mengukur kebugaran melalui tes Rockport untuk pejabat eselon 2, dengan tujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi kondisi kesehatan dan fisik pejabat eselon 2 secara keseluruhan.